http://ariscool.com/coleman25donahuebuw
Create a free web page @ aris cool
  Did you create this page?
html . Created: 10 Nov 19 . Hits: 109

The Jakmania Serta Fanatisme Yang Dipunyai

Seakan menjadi sebuah kewajiban, di setiap lomba seharusnya dihadiri pensupport atau supporter. Pensupport adalah mereka yang dengan sepenuh hati berharap berkorban mensupport, memberikan semangat, dan mendoakan idolanya agar bisa menjadi yang terbaik. Dalam sebuah perlombaan sepak bola ketidakhadiran supporter selalu menarik perhatian, mulai dari kostum, lagu-nyanyian yang dibawakan, sampai jumlah manusia yang hadir. Hal hal yang demikian berlaku pula bagi The Jakmania, sebutan bagi penyokong Persija.

The Jakmania yakni salah satu fans club sepak bola yang kehadirannya selalu menarik perhatian. Mereka senantiasa datang dalam jumlah yang banyak pun ketika laga dijalankan di luar kota Jakarta. Rasa berbangga dan memiliki yang mereka punya membikin mereka rela berkorban apa pun demi mendukung idolanya beraksi di lapangan hijau.

Keramaian yang senantiasa sanggup mereka hadirkan tentu saja memberikan mampu menjadi support system tersendiri bagi para pemain Persija. Akan namun, hal hal yang demikian berbeda dengan sudut pandang masyarakat. The Jak tak jarang kali menerima image atau pengukuran yang kurang baik dimata masyarakat. Mereka yang hadir dengan jumlah banyak dan dengan keramaian serta kebisingan yang tidak terbendung sering kali disebut-sebut sebagai wujud riil dari fanatisme yang berlebihan sehingga menyebabkan masyarakat menjadi terganggu.

Ketidakhadiran mereka yang kadang-kadang tidak memperhatikan keadaan dan situasi sekitar menyebabkan keresahan tersendiri dimasyarakat. Tidak jarang kehadiran mereka justru membikin ketidaknyamanan dimasyarakat. Selain rasa tak nyaman, rasa tak aman juga sering timbul ketika pendorong dari macan Kemayoran ini telah keluar dari kadangnya. Terutama-lebih dikala hasil laga tak layak dengan yang mereka harapkan.

Kegaduhan, kerusuhan, dan kericuhan yang mereka sebabkan sebenarnya tak seluruh dijalankan oleh pendorong Persija tersebut. Kejadian hal yang demikian muncul karena adanya oknum provokator yang kerap kali kali memancing emosional para penyokong. Provokator umumnya muncul ketika hasil perlombaan tidak cocok dengan yang diinginkan. Mereka akan menggiring opini yang memancing api permusuhan di antara penunjang.

Tak jarang sebab adanya provokasi tersebut membuat sebagian fasilitas biasa menjadi rusak dan lagi-lagi masyarakat dan negaralah yang wajib menanggung kerugiannya. Maka dari itu, bijaklah dalam bersikap, mendukunglah dengan metode bijak. Jangan hingga fanatisme yang kita miliki mewujudkan kita tidak dihargai dimata orang lain dan merugikan nama The Jakmania itu sendiri.