http://ariscool.com/niemannkastrup04kdd
Create a free web page @ aris cool
  Did you create this page?
html . Created: 6 Nov 19 . Hits: 64

Teknik Pengolahan Tanah Pertanian dan Perkebunan

Dalam sektor pertanian, lahan adalah salah satu hal yang sungguh-sungguh penting, sehingga pengolahannya wajib dipandang dengan baik. Pada web perkebunan Indonesia kali ini akan dibahas berhubungan dengan metode pengolahan lahan atau tanah pertanian yang baik dan benar. Dengan demikian, karenanya tanaman yang ditanam di lahan tersebut akan tumbuh dengan subur dan dapat menjadikan hasil panen yang melimpah. Ada lima teknis dasar dalam pengolahan lahan pertanian.

Pertama yaitu land clearing atau pembersihan lahan. Tujuan dari pembersihan lahan ini yaitu untuk membuka lahan pertanian dengan metode mengolah permukaan lahannya terpenting dulu yang sebelumnya ditumbuhi beragam tanaman, kemudian menjadi gembur. Metode ini bisa dijalankan secara manual seperti mencangkul, tetapi melibatkan banyak orang. Tetapi bisa juga menerapkan traktor sehingga lebih pesat.

Kedua ialah penggamburan tanah, yang kurang lebihnya hampir sama dengan teknis di atas. Namun, prosesnya lebih menekankan pada cara manual untuk membikin tanah gembur dan tercampur dengan pupuk yang sebelumnya telah disebar di lahan. https://www.kebun.co.id/ yang digunakan bisa pupuk organik ataupun anorganik. Tujuan pemberian pupuk sebelum tanah digemburkan adalah supaya tanah menjadi subur. Selain itu, pupuk berfungsi untuk meningkatkan derajat keasaman (pH) pada tanah.

Ketiga yaitu pembajakan tanah yang lazimnya dijalankan saat tanah tidak semacam itu kering dan tak begitu lembek. Pada dasarnya, di situs perkebunan Indonesia ini menerangkan bahwa teknik pembajakan tanah ada dua ragam, adalah tradisional dan modern. Teknik tradisional yakni mengaplikasikan binatang ternak seperti kerbau dan sapi, sementara teknik modern memakai mesin traktor. Pembajakan bisa dikerjakan sebelum atau sesudah hujan, dengan ketentuan tekstur tanah yang tepat.

Keempat adalah teknik konversi, di mana tak banyak petani yang menggunakan teknik ini. Sebenarnya teknik konversi hanya dilakukan sekali dalam setahun untuk tanah yang memiliki kepadatan tinggi, atau dua tahun sekali untuk tanah dengan kepadatan yang sedang. Ada dua teknik konversi, yakni olah tanah minimum dan olah tanah strip.

Itulah beberapa teknik untuk mengolah tanah pertanian yang dapat dilakukan. Teknik pengolahan tanah dalam situs perkebunan Indonesia ini sangatlah penting untuk diaplikasikan, sebab dengan mengerjakan pengolahan lahan yang bagus, hasil panen malahan kian berkualitas.